Senin, 18 Januari 2016

BAHAYA ROKOK BAGI KESEHATAN




BAHAYA ROKOK BAGI KESEHATAN

Rokok salah satu penyebab kematian utam di dunia dan merupakan satu-satunya produk legal yang membunuh seperti sehingga setengah penggunaannya. Survey Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia tahun 2007 menyebutkan setiap jam sekitar 46 orang meninggal dunia karena penyakit yang berhubungan dengan merokok di Indonesia.

Kebiasaan merokok sedikitnya menyebabkan 30 jenis penyakit pada manusia. Penyakit yang timbul akan tegantung dari zat berbahaya yang terkandung, kurun waktu kebiasaan merokok, dan cara menghisap rokok. Semakin muda orang merokok, makin besar resiko orang tersebut mendapatkan penyakit saat tua.

Dalam satu batang rokok mengandung sekitar 7.000 zat kimia, 200 jenis diantaranya bersifat karsinogenik, yaitu zat yang merusak gen dalam tubuh sehingga memicu terjadinya kanker, penyakit jantung, hepatitis, stroke, menoupose dini, osteoporosis kemandulan, dan impotensi.

Racun rokok terbesar dihasilkan oleh asap yang mengepul dari ujung rokok yang sedang tak dihisap. Sebab asap yang dihasilkan berasal dari pembakaran tembakau yang tidak sempurna. Asap rokok yang mengandung sejumlah zat yang berbahaya seperti benzene, nikotin, nitrosamine, senyawa amin, aromatic, dan lain-lain sebagainya. Partikel ini akan mengedap di saluran napas dan sangat berbahaya bagi tubuh. Endapan asap rokok juga mudah melekat  di benda-benda di ruangan dan bisa bertahan sampai lebih dari 3 tahun, dengan tetap berbahaya.

Perokok pasif lebih berbahaya dibandingkan perokok aktif. Bahkan bahaya perokok pasif tiga kali lipat dari bahaya perokok aktif. Sebanyak 25 zat berbahaya yang terkandung dalam rokok masuk ke tubuh perokok, sedangkan 75 persen beredar di udara bebas yang beresiko masuk ke tubuh orang yang berada disekitarnya.

Konsenterasi zat berbahaya di dalam tubuh perokok pasif lebih besar karena racun yang terhisap melalui asap rokok perokok aktif tidak terfilter. Sedangkan  racun rokok dalam tubuh perokok aktif terfilter melalui ujung rokok yang dihisap. Namun konsentrasi racun perokok aktif bisa meningkat jika perokok aktif kembali menghirup asap rokok yang ia hembuskan.

Jadi kesimpulannya bahaya merokok bagi kesehtan itu bisa mengakibatkan kematian pada seseorang karena rokok mengandung 7.000 zat kimia, dan dapat menyebabkan timbulnya penyakit bagi tubuh kita.